Rekayasa DPT Pilpres 2009: Gajah di pelupuk mata …

Pilpres 2009

Pemilu legislatif dan pemilu presiden 2009 penuh dengan rekayasa penipuan, penggelembungan suara, permainan “cantik” merampas hak warga negara menggunakan hak pilihnya dengan merekayasa DPT. Mengapa penggunaan KTP dan paspor baru diizinkan melalui keputusan Komisi Konstitusi dua hari sebelum Pilpres? Lalu, mengapa KPU mengebiri keputusan ini dengan membatasi penggunaan KTP di tempat diterbitkannya KTP itu. Lalu, apa gunanya diizinkan memakai KTP? Padahal, ini kan dibutuhkan warga negara yang sedang berada di luar tempat tinggalnya, seperti para pekerja musiman dan orang yang sedang bertugas di luar kota.

Rekayasa Pemilu 2009 ini mengingatkan saya kepada rekayasa pada Pemilu pertama di era Orde Baru tahun 1971. Dalam era demokrasi bohong-bohongan sekarang ini ternyata kita mundur 38 tahun ke belakang. Pemimpin bangsa ini benar-benar pintar, cerdik, dan licik. Sudah tak pakai hati nurani! Quo vadis dunia politik Indonesia?

Kaitkata: , , , , , , ,

Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s


Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.